Dari FEP sendiri selain GO ada AO yaitu Academic Orientation.
Apa sih bedanya AO dengan GO? Apakah sama dengan MOS?
Academic Orientation adalah pekan selain GO yang menjadi salah satu bagian FEP. Academic Orientation hampir sama seperti GO ,kita melaksanakan AO di kampus masing-masing, kita dibagi ke kelas-kelas juga.
Lalu apa bedanya?
AO di BINUS secara garis besar sudah amat berbeda dengan cara-cara universitas lain menyiapkan mahasiswa baru mereka. Jika universitas lain langsung mengadakan waktu kuliah yang sebenarnya, kita diberi waktu oleh BINUS untuk secara langsung merasakan bagaimana kuliah nantinya, kita diberi waktu selama 2 minggu dan merasakan bagaimana diajarkan oleh dosen, bagaimana kita tapping dengan kartu mahasiswa kita untuk absen dan banyak hal lagi.
Di AO ini kita dibagi menjadi kelas-kelas yang berbeda anggotanya dengan orang-orang yang ada pada masa kita GO karena kita sudah dibagi dengan kelas sesuai jurusan kita, kita dibagi dengan orang-orang yang baru. Tidak adanya kakak BC juga menandakan bahwa kita benar-benar merasakan bagaimana rasanya masa kuliah nanti.AO juga diadakan hanya 1 periode, dan itu adalah adaptasi yang paling berpengaruh besar saat kita kuliah nanti, karena berarti situasi dan kondisi kampus yang begitu penuh dengan mahasiswa pun sudah tercipta. Kita harus belajar me-manage waktu supaya kita tidak telat karena terbatasnya lift yang ada. Atau juga mengajari kita untuk naik tangga exit yang pastinya lebih cepat karena sedikitnya orang yang naik tangga, walau mungkin setelah kita sampai di lantai tujuan ,kita sudah susas merasakan kaki kita, seperti pengalaman saya naik ke lantai 9 dengan tangga, dan turun dari lantai 14.Tidak lupa juga pada hari terakhir AO kita diberi tes yang benar-benar membuat kita merasakan kuliah.
Walaupun kita menyebutnya masa pra kuliah ,kita tidak hanya diberi pelajaran-pelajaran yang membuat kita e’neg sebelum kita merasakan kuliah yang sebenarnya. Kita juga diberi materi bagaimana cara menulis,membaca, presentasi dan berbagai macam tips dan trick yang membantu kita dalam menghadapi pelajaran-pelajaran kita nanti pada masa kuliah. Namun apabila hanya pelajaran saja yang diberi pada masa AO ini, itu tidak akan membuat kita e’neg juga ,karena dosen atau tenaga pengajar di BINUS sangat ramah,mereka mengajar dengan penuh sukacita, dan pintar dalam mencairkan suasana dalam kelas, bahkan sejauh ini tidak ada dosen yang mengajar dengan tegang.Namun bukan berarti dosen-dosen di BINUS tidak disiplin. Mereka tetap memiliki kualitas pengajar dan pendidik yang tinggi.
Selama AO, saya duduk bersama teman-teman yang sekelas dengan saya di GO. Hal ini yang mungkin menyebabkan saya tidak terlalu kenal dengan teman-teman saya yang baru di AO. Pelajaran di AO saya terbagi di kelas LD01, dengan dosen pembimbing bernama Pak Francisco. Beliau mengajar kami dengan sabar ,dan walau beliau mengajar kami dengan cepat, namun kami bisa mengerti. Tidak Banyak hal yang terjadi selama AO, karena kami benar-benar langsung merasakan pelajaran.
Hari terakhir kami akan melakukan tes, jujur saja saya tidak terlalu menyiapkan diri karena mendengar bahwa tes ini tidak masuk nilai. Saya hanya akan melihat sejauh mana saya mengerti dan nantinya saya akan mengejar ketertinggalan itu karena saya tahu kekurangan saya. Suasana pada hari dimana tes berlangsung benar-benar nyata. Saya melihat memori yang terjadi saat saya SMA dulu. Saya pergi ke depan kelas dan melihat banyaknya teman-teman saya yang memegang kertas dan laptop,berusaha belajar dan mengerti. Sedangkan saya hanya diam sembari sedikit-sedikit bertanya pada teman ,tanda tidak mau kalah juga dalam nilai tes nanti. Tes lalu diadakan dan kertas dibagikan. Kita masuk ke web dimana terdapat soal praktek yang akan kita kerjakan. 30 Menit sudah terlewat dengan otak dan pandangan kosong. Sembari tertawa-tertawa kecil ternyata teman-teman saya juga begitu. Soal yang tidak diduga duga tingkat kesulitanya ini ada di depan mata kami. Walau sedikit stres, tapi ternyata soal ini gampang,hanya saja kita belum terbiasa mengerjakanya. Waktu selesai dan kita sudah mengumpulkan jawaban teori dan server untuk submit jawaban praktek telah ditutup, saya pun bisa menjawab 3 dari 5 soal dengan poin sempurna. Sedikit ada rasa bangga di diri saya karena beberapa teman saya yang tadi belajar justru mendapat poin lebih sedikit dari saya.
AO pun berakhir dengan dugaan bahwa kita salah jurusan, kita tidak kuat menghadapi betapa kerasnya logika yang akan kita pakai di jurusan IT kita ini. Namun itu hanya bercandaan semata, justru hal inilah yang memacu kita semua supaya belajar lebih giat lagi, dan menjadi programmer handal nantinya. Banyak manfaat dari ikut AO ini, selain mengumpulkan SAT, kita diajarkan supaya lebih siap lagi menghadapi kuliah nantinya. Kita tidak akan terkejut dengan perbedaan kuliah dengan sekolah yang dulu kita alami. Dan tentu saja kita sudah menang 1 langkah dari mahasiswa-mahasiswa lain ,walau jalan menuju kesuksesan ada beribu-ribu langkah lagi.
Stanis Kevin